beritadunesia-logo

Provinsi Jawa Timur

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/49/Trenggalek_coat_of_arms.pngNama Resmi : Kabupaten Trenggalek
Ibukota : Trenggalek
Bupati : Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc.
Wakil Bupati : Mochamad Nur Arifin
Luas Wilayah : 1.261,40  km2
Jumlah Penduduk :  796.966 jiwa
Wilayah Administrasi : Kecamatan : 14
Alamat Kantor : Jl. Pemuda No. 1 (Jl. A Yani I) Trenggalek
T :  (0355) 791140-42. 791104-06
F : (0355) 792275
W : www.trenggalekkab.go.id

 

Sejarah

Trenggalek adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Pusat pemerintahan berada di Trenggalek kota. Kabupaten ini menempati wilayah seluas 1.205,22 km² yang dihuni oleh ±700.000 jiwa.[2] Letaknya di pesisir pantai selatan dan mempunyai batas wilayah sebelah utara dengan Kabupaten Ponorogo; Sebelah timur dengan Kabupaten Tulungagung; Sebelah selatan dengan pantai selatan; dan Sebelah barat dengan Kabupaten Pacitan.

Makna Lambang


    Sudut Lima Perisai

Mengingatkan kita pada kelima unsur-unsur yang tercantum pada Pancasila, maksudnya rakyat Trenggalek menerima Pancasila sebagai Dasar Negara. Warna Dasar Hijau berarti ketentraman, maksudnya rakyat Trenggalek seperti yang dilambangkan ialah berada dalam ketentraman.

    Selendang Warna Dasar Merah, berhuruf Putih

Mengingatkan kita kepada Sang Dwiwarna ialah keberanian yang berdasarkan kepada kesucian untuk mencapai apa yang termaksud dalam semboyan lambang Jwalita Praja Karana (ialah cemerlang karena rakyat)

    Padi dan Kapas

Yang berarti lambang kemakmuran sandang dan pangan maksudnya rakyat Trenggalek bercita-cita untuk tidak kurang sandang pangan.

    Lingkaran Artinya Kebulatan

Warna merah artinya berani, Rantai artinya persatuan, Warna Putih artinya Suci, Rantai dan Lingkaran maksudnya rakyat Trenggalek cinta kepada persatuan yang bulat/utuh. Warna Merah dan Putih menunjukkan sifat rakyat Trenggalek yang berani karena benar.

    Padi 17 Butir, Kapas 8 Buah Rantai 45 Buah

Mengingatkan kepada hari lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia 17 Agustus 1945.

    Kantil Tegak Artinya Bangunan

Warna Hitam artinya kokoh/kuat, Warna Putih artinya cinta, Tonjolan tiga adalah trilogi artinya rakyat Trenggalek tetap berpegang teguh kepada : 1. Pancasila 2. Undang-Undang Dasar 1945 3. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat

    Bintang

Ialah lambang Ketuhanan Yang Maha Esa, maksudnya rakyat Trenggalek mempunyai kepercayaan kuat kepada Agama yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, berwarna kuning emas, berati Kebesaran/Keagungan Tuhan.