Anda yang ingin menikmati keindahan alam ditempat yang tenang jauh dari keriuhan, agaknya bisa mencoba wisata pulau ini: pulau Berhala. Kawasan pantainya asri, sementara agak jauh kedalam pulau, hutan lebat model
Jarak dari Belawan ke Pulau Berhala sekitar 65 km. Bila ditempuh dengan boat biasa, waktu tempuh yang bisa 4-8 jam. Tapi dengan Super Star yang dilengkapi GPS dan kabin yang nyaman, perjalanan hanya sekitar 1,5 jam. Bahkan untuk jenis Super Star Sporty, cukup satu jam. Karena waktu tempuh yang lebih cepat, tamu bisa berkunjung tanpa bermalam di pulau ini. Belum dibangunnya penginapan permanen berbentuk resort justru membuat suasana pulai terasa alami, back to nature.
Pulau Berhala sebenarnya merupakan kawasan yang terdiri dari tiga pulau, masing-masing pulau memiliki kekhasan sendiri. Pulau induk yang menjadi lokasi penginapan dan menara suar didirikan memiliki hutan yang lebat. Pohon-pohon besar seperti Rengat, Jeluntung dan Meranti menghiasi pulau seluar 50 ribu meter persegi ini. Dalam hutannya, hidup berbagai jenis hewan seperti Napu (sejenis kancil), Biawak, Penyu, Ular dan berbagai hewan lainnya. Yang unik di pulau ini ada musim-musim tertentu dimana berbagai jenis burung bisa sangat ramai. Penyu selalu naik ke pantai pada saat bertelur. Penyu menggali pasir hingga sedalam 1 meter dan menyimpan telurnya disana. Karena banyaknya penyu, pasir pantai selalu tampak berukir jejak binatang itu.
Snorkling dan diving
Pulau kedua adalah pulau Berhala terkecil yang paling
dekat dengan pulau induk. Pulau ini terkadang menyatu dan kadang terpisah, tergantung
pasang atau surut. Disinilah lokasi snorkling diving yang paling bagus. Kawasan
snorkling ini memanjang mengikuti garis pantai ke arah dermaga di pulau induk.
Bayangkan, pada kedalaman 9 meter, dasar laut masih bisa tampak dengan jelas.
Di balik kebeningan itu, satu taman warna warni menunggu pengunjung. Tumbuhan
ganggang, rumput laut, serta terumbu karang warna warni yang masih utuh.
Disela-selanya, ikan-ikan dengan berbagai bentuk bergerombol, meliuk dan
membentuk gerakan-gerakan yang khas, ikan-ikan berbagai ukuran dan variasi
warna itu tidak mudah terganggu dengan kehadiran orang. Bisa dengan mudah
didekati, hingga rasa-rasanya ingin menangkapnya. Karena keindahannya itu,
sejumlah penyelam mengklaim taman-taman bawah air yang sebening kaca itu bisa
dikatakan setara dengan yang terdapat di Long Island Malidives (Maladewa) di
selatan
Pulau ketiga jaraknya sekitar 50 meter dari pulau induk
dan harus menyeberang menggunakan boat. Wisata yang tak kalah menarik untuk
dilakukan disini adalah perjalanan memasuki gua. Gua itu menembus bukit yang di
pulau tersebut. Separuh lubang gua tergenang air sementara bagian atasnya
menjadi tempat bersarang burung walet. Perairan pulau ini merupakan yang
terdalam dan curam. Seluruh bukit nyaris terdiri dari bebatuan raksasa yang
oleh proses alam membentuk pola yang khas berlekuk indah dan enak dipandang.
Jika memang punya waktu banyak dapat juga mencoba memancing. Ikan-ikan yang
berukuran 3 kg ke atas siap mendebarkan jantung. Disini ikan kerapu bukan ikan
yang istimewa lagi. Masih banyak jenis ikan lain yang ukuran dan tenaganya mengharuskan
anda bermain tarik-tarikan sebelum berhasil menangkapnya. Karekteristik pula
Berhala yang berbatu batu disekelilingnya memberikan kemungkinan bagi pemancing
mendapatkan tempat yang strategis sekaligus nyaman untuk berburu ikan.