Tambang emas Pongkor adalah tambang bawah tanah sehingga penambangan emasnya harus melalui serangkaian proses pengeboran, peledakan, pengerukan, pengangkutan, dan penimbunan kembali. Untuk mendapatkan emas dari urat-urat ini, Antam membangun terowongan utama berdiameter 3,3 meter setinggi 3 meter. Jika terus diikuti, terowongan ini akan tembus ke Gunung Pongkor yang jauhnya sekitar 4 kilometer. Pintu dari portal beton adalah satu-satunya tempat keluar masuk lokasi penambangan.
Dalam terowongan ini, terdapat 4 lubang besar sebagai ventilasi. Dengan ventilasi semacam ini, orang bisa tahan tinggal selama dua hari dalam terowongan tanpa harus kehabisan udara bersih. Apabila ingin memasuki terowongan emas, segala peraturan penambangan harus dipatuhi, mulai dari kartu asuransi, memakai sepatu bot, berbaju wearpack, hingga berhelm yang bertengger senter di atasnya serta tidak lupa, masker pun harus dikenakan.
Sumber : http://www.disparbud.jabarprov.go.id