beritadunesia-logo

Mbok Tumpuk

Adalah tempat yang menjual makanan khas Yogyakarta, yang awalnya tahun 1975 didirikan oleh mbok Tumpuk. Sekarang dikelola oleh anaknya yaitu Sri Kasih dan suaminya Kelik. Modal awalnya dahulu berasal dari hasil produksi sendiri. Produksi yang dibuat dan dipasarkan oleh toko tersebut adalah geplak, bakpia dan peyek. Toko mbok Tumpuk juga menjual jenis makanan lain yang tidak yang diproduksi sendiri. Sampai saat ini ada toko memesan sebesar 1 kuintal dengan nilai nominal sekitar Rp 1 juta per minggunya. Setiap hari toko mbok Tumpuk dapat menjual 25 kg ketoko tersebut. Toko ini banyak pembeli waktu hari libur atau hari besar.

Dalam pelaksanaannya, toko ini mempunyai 23 pegawai. Untuk pembuatan geplak 12 orang, bakpia 3 orang, peyek 2 orang, dan bagian penjualan ada 6 orang tapi tidak menutup kemungkinan akan menambah 2 sampai 3 orang kalau sedang ramai.

Untuk bahan geplak memakai kelapa, gula dan aroma sesuai selera. Proses pembuatan geplak adalah sebagai berikut : kelapa muda diambil dagingnya terus dibersihkan kulit luarnya setelah itu diparut lalu santannya ditempatkan dikuali dan dicampur dengan gula lalu diaduk, setelah itu dinaikkan ke tungku. Setelah ± 4 jam diturunkan dari tungku dan diberi aroma lalu dibentuk dan diangin-anginkan selama ± 10 menit.

Bahan bakpia memakai bahan kacang hijau dan bumbu dapur. Untuk pembuatan bakpia, giling kacang hijau untuk memisahkan kulitnya, setelah itu kulitnya dibuang. Kalau sudah bersih lalu dikukus, selanjutnya dihaluskan kemudian diaduk dengan bumbunya. Setelah adonan sudah jadi kemudian dibalut dengan tepung yang berfungsi sebagai kulitnya. dengan bahan kulitnya yaitu tepung, dan terakhir dioven.

Peyek, bahan bakunya memakai kacang tanah, bumbu dapur dan tepung beras. Proses pembuatan peyek : Tepung yang sudah diberi bumbu dapur lalu diberi santan kelapa dan kacang terus diaduk. Setelah itu dilakukan penggorengan di wajan pertama untuk pembentukan peyek. Kemudian dimasukkan ke wajan kedua untuk dikeringkan. Selanjutnya diangin-anginkan selama 1 hari. Selesai diangin-anginkan lalu digoreng kembali di wajan yang ketiga, setelah itu peyek sudah jadi.

http://www.bantulbiz.com/