Toba Samosir - Sumatera Utara merupakan salah satu daerah di mana penduduk asli masih memegang teguh adat istiadatnya. Bahkan masih ada beberapa kelompok yang masih menjalankan agama dan budaya asli daerahnya. Biasanya kelompok-kelompok tersebut mendiami satu wilayah.
Salah satu agama yang masih dianut masyarakat Sumatera Utara ialah agama Parlim. Meskipun sudah teriisolasi selama ratusan tahun, agama ini tetap bertahan dan tidak pudar dengan perkembangan zaman. Wisatawan bisa menemukan perkamungan agama Parlim di Desa Huta Tinggi, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, sebagai pusat dari agama tersebut.
Masyarakat sekitar memercayai bahwa Huta Tinggi merupakan satu-satunya kampung suci yang tersisa di Batak. Sebagian sumber menyebutkan bahwa Huta Tinggi merupakan istana Sisingamangaraja XII ketika beliau masih hidup. Selain itu, konon di perkampungan inilah para Malim melakukan ritual dan adat istiadatnya.
Selain pengetahuan tentang agama Parlim HUta Tinggi juga memiliki komplek Bale Pasogit (balai asal-usul). dalam komplek ini wisatawan juga bisa melihat empat bangunan yang memiliki arsitektur Batak. Keempat bangunan tersebut, yakni Bale Partonggoann (balai doa), Bale Parpitaan (balai sakral), Bale Pangaminan (balai pertemuan), dan Bale Parhobasan (balai pekerjaan dapur).
Menurut umat parlim Bale Pasogit merupakan Huta Nabadia atau tanah suci. Motif Batak yang menghiasi seluruh bale tersebut memiliki arti khusus. Du komplek ini Umat Parlim suka mengadakan upacara keagamaan besar Sihapa Sada yang dikenal juga upacara menyambut tahun baru sekaligus memeringati kelahiran para pemimpin spiritual Parlim. Selain itu, juga ada Sipaha Lima atau upacara syukuran atas rahmat yang diterima dari Raja Mulajadi Nabolon.
Wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat ini bisa menggunakan kendaraan pribadi ataupun umum. Bila sudah sampai di tempat ini, wisatawan kan merasakan hal yang sangat berbeda dan menemukan pengetahuan baru, khususnya tentang pekamoungan agama Parlim.
Sumber : Detik Travel