beritadunesia-logo

Mangure Lawik

Dilaksanakan disekitar bulan april, biasanya sekaligus dengan perayaan hari jadi Kota Sibolga. Kegiatan ini juga dikenal dengan jamu laut atau Kenduri laut yang  dilaksanakan di kawasan Sibustak-bustak Jalan Mojopahit Aek Habil Kota Sibolga.

Mangurai lawik merupakan tradisi budaya nelayan di Sibolga dan sekitarnya sebagai wujud syukur seraya memanjatkan doa bersama kelestarian laut seperti terumbu karang dan menjalin kebersamaan sesama nelayan. Mangurai lawik diprakarsai KNTM (Kelompok Nelayan Tolong Menolong) Sibolga bekerja sama Dinas Kelautan, dan Perikanan Sibolga yang diisi dengan berbagai perlombaan meliputi lomba perahu naga, lomba kapal hias, lomba karya tulis tentang kelautan dan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim dan pelepasan kepala kerbau ke tengah laut.

Sumber: Dinas Pariwisata Sibolga