beritadunesia-logo

Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah

Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah merupakan warisan sejarah dan jendela inspirasi bagi seluruh masyarakat Kepri. Terletak di pusat jantung kota ini, tepatnya di Jalan Ketapang Nomor 2 Tanjungpinang, banyak bukti sejarah terpampang di tempat itu.
Mengunjungi museum ini, kita bisa melihat bukti-bukti sejarah melalui foto, adat istiadat, arsip sejarah yang berupa naskah kuno dan sejumlah warisan sejarah Kota Gurindam dalam bentuk audio visual.

Sejauh ini, Museum Sultan Sulaiman tetap terjaga dengan baik oleh pemerintah. Masyarakat di Tanjungpinang juga Bintan dan sekitarnya pun bersam-sama berusaha menjaga kelestarian museum beserta isinya. Keberadaan museum ini sangat penting. Karenanya, tak sedikit pula elemen masyarakat yang mencoba melengkapi bukti-bukti sejarah yang ada.

Museum ini merupakan upaya pemerintah agar masyarakat lebih mengetahui dan mengenal sejarah. Nama museum ini diambil dari nama sultan pertama Penyengat. Sebelumnya, museum ini ditempati oleh Sekolah Tingkat Dasar masa kolonial dengan nama Holands Irlandch School. Lalu SD 01 sampai tahun 2004 dan hingga sekarang menjadi museum.

Museum ini didirikan pada tanggal 31 Januari 2009. Di resmikan oleh mantan Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A Manan. Pengunjung yang datang, bukan cuma wisatawan lokal, tetapi dari berbagai mancanegara seperti Jepang, Singapura, Malaysia, Belanda dan lainnya. Di museum ini juga ada galeri untuk aneka buah tangan bagi pengunjung yang ingin membawa kenang-kenangan atau oleh-oleh.