beritadunesia-logo

Tantayungan

Nama seni tradisional tantayungan masih asing terdengar. Hasil inventarisir kesenian khas yang dimiliki Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), seni yang satu ini ternyata memang sudah benar-benar tergerus dalam peradaban zaman. Bahkan hampir tak pernah ditampilkan lagi.

Tempo dulu, pertunjukan tantayungan kerap ditampilkan dalam setiap acara. Seperti resepsi perkawinan, penyambutan tamu, maupun panggung hiburan rakyat. Bentuk seni tradisonal ini berupa tarian yang dilangkapi dengan senjata khas tombak Kalimantan. Tarian ini mempresentasikan kisah dalam tokoh pewayangan. Sehingga tarian ini terkesan hidup lantaran diselingi dengan dialog kelompok penari. Tarian ini sendiri diiringi dengan musik karawitan melalui instrument babun, gong, sarunai, dan kurung-kurung. Paduan karawitan ini sangat harmoni dengan kelompok tari yang diperankan.

Seni Tantayungan, awalnya kerap ditampilkan di sebuah desa, yakni Desa Ayuang Kecamatan Barabai. Lalu dikembangkan di Desa Mu’ui Kecamatan Haruyan oleh salah satu damang bernama Amat. 

Sumber : http://www.hulusungaitengahkab.go.id