beritadunesia-logo

Batumbang Anak

Salah satu tradisi pada Hari Raya baik Iedul Fitri dan Iedul Adha di desa pajukungan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) adalah batumbang anak. Acara ini biasanya digelar di Mesjid Al- Munawwarah Desa Pajukungan. Tradisi Batumbang merupakan tradisi turun temurun ratusan tahun yang lalu di desa Pajukungan ini.

Dengan batumbang diharapan anak akan cepat bisa berjalan nantinya, prosesinya pun cukup sederhana anak digendong oleh petugas mesjid kemudian dijalankan untuk meniti anak tangga mimbar khatib sambil diiringi dengan salawat kepada nabi. Setelah itu warga yang sudah berkumpul di dalam mesjid bersiap-siap untuk berebut uang receh yang sudah disediakan juga diiringi dengan salawat uang receh pun dihamburkan. acara terakhir pembacaan doa selamat oleh petugas mesjid kue yang disajikan adalah kue khas barabai yaitu kue apam.

Tidak hanya penduduk lokal saja warga dari luar kota juga mengikuti tradisi batumbang anak dengan harapan dan doa agar anak nya bisa cepat berjalan disamping dan menjadi anak yang shaleh serta berbakti kepada orang tuanya. Menurut cerita dari warga setempat mimbar ini ada sejak mesjid ini didirikan seabad yang lalu hingga sekarang mimbar ini masih terawat dan terlihat baik serta kokoh ditambah lagi mimbar yang terbuat dari kayu ulin ini dihiasi ukiran kaligrafi arab menambah ke khasan mimbar pada zaman bahari.

Adanya tradisi turun menurun ini juga dapat memperkenalkan mesjid dan syiar islam kepada anak-anak agar nantinya mereka akan menyukuri dan menikmati berkah ramadhan dan iedul fitri di masa akan datang. Mesjid al munawarah merupakan salah satu mesjid yang sering di datangi oleh warga luar kota bahkan pejabat negara selain mesjid keramat yang ada di desa palajau kecamatan pandawan. 

Sumber : http://www.hulusungaitengahkab.go.id