beritadunesia-logo

Business Headline



Ini Kelompok Pengusaha Paling Bahagia di AS

Jumat,2014-06-20,10:32:01
Negosiasi bisnis menggunakan video chat. [ilustrasi] (http://www.lifesize.com)
(Berita Dunesia) Jakarta - Para wiraswasta perempuan di Amerika Serikat patut berbangga karena disebut sebagai kelompok pengusaha yang paling aktif dibandingkan kelompok di 24 negara ekonomi berkembang lainnya.

Seperti diberitakan CNBC, Kamis 20 Juni 2014, data dari Babson College hasil penelitian yang fokus pada kewirausahaan. Mereka menemukan lebih banyak wanita pengusaha yang mengembangkan bisnis untuk tujuan menciptakan lapangan kerja di AS.

Laporan itu menyebutkan, ada sekitar 36 persen wanita di tahun 2013 yang ingin mengembangkan bisnis mereka yang dikelola bersama 6 orang karyawan dalam lima tahun mendatang. Angka ini meningkat dibanding data tahun 2012.

Catatan tahun lalu, satu dari 10 wanita AS menjadi pengusaha pemula atau menjalankan bisnis baru. "Kami mengalahkan Asia dan Eropa," kata Donna J. Kelley, profesor kewirausahaan di Babson College yang terletak di luar Boston. Dia memimpin 2013 Global Entrepreneurship memantau laporan AS.

Menurut laporan tersebut, pertumbuhan bisnis baru yang muncul karena desakan ekonomi meningkat sejak resesi ekonomi 2008. Kelompok ini menciptakan bisnisnya sendiri karena sulit mendapat pekerjaan.

California disebut sebagai wilayah paling banyak melahirkan wirausaha. tahun lalu saja angkanya mencapai 28 persen, kemudian disusul Texas dengan capaian separuh angka itu.

Sekitar 12 persen pengusaha AS mengawali bisnisnya karena desakan kebutuhan pada 2008. Angka ini melonjak pada 2010 menjadi 28 persen. Kemudian turun ke 21 persen pada 2013.

Di sisi lain, banyak pengusaha AS melihat masa depan yang menjanjikan dan memanfaatkan kesempatan untuk tujuan bisnis.

Seiring perkembangan usaha, tingkat kepuasan di antara perempuan pengusaha cenderung kian meningkat bersama kegairahan mengelola bisnis selama lebih dari 3,5 tahun.

Menurut Kelley, kepuasaan dan kesadaran untuk berprestasi menjadi faktor terbesar yang mendorong wanita mendirikan perusahaan. Selain fleksibilitas menjadi bos, perempuan berkembang untuk dapat mencapai tujuan.

"Ada semacam rasa kepuasan dalam mengejar apa yang mereka sukai," kata Kelley. "Ini seperti lari maraton. Ada semacam rasa kegembiraan ketika Anda sudah benar-benar mencapai tujuan Anda."
Berita Terkait
WIAPEDIA
Fitrafood
REAFO
GFS