Konsultan: ada dua hari baik pernikahan Gibran-Selvi
Jumat,2015-04-17,07:14:01
Konferensi Pers Keluarga Jokowi Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan calon istrinya Selvi Ananda ( kanan) menjawab pertanyaan wartawan di Gedung Graha Saba, Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (14/4) malam Konferensi pers tersebut membahas rencana pernikahan Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda.
(Berita Dunesia) Solo - Konsultan penanggalan Jawa dari Museum Radya
Pustaka Surakarta Totok Yasmiran berpendapat ada dua hari baik pada Juni
2015 untuk pernikahan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran
Rakabuming dengan Selvi Ananda.
Totok Yasmiran seorang ahli pawukon secara weton, di Solo, Jateng,
Kamis, mengatakan, dari hitungan angka kelahiran atau weton putra sulung
Jokowi, Gibran dengan calon istrinya, Selvi, sama sama mempunyai
penjumlahan weton 13, sehinggan jika ditotalkan 26.
Menurut Totok Yaspiran, jumlah 26 tersebut kemudian dibagi lima dan
sisanya satu. Satu ini, artinya Sri atau makmur. Maka, pasangan Gibran
dan Selvi dianggap ada kecocokan.
Gibran yang lahir pada Kamis Legi tanggal 1 Oktober 1987 dengan
Selvi, pada Senin Pahing, 9 Januari 1989, dari perhitungan penjumlahan
weton memiliki kecocokan.
Totok menjelaskan, dalam penghitungan penanggalan Jawa semuanya
bersumber dari sejumlah kitab kuno. Pihak biasa menggunakan Serat
Pawukon yang paling terkenal ditulis oleh Padmasusatra pada 1903.
Namun, kata dia, memilih hari juga dapat referensi buku Primbon Jawa karya Tinoyo dan Kitab Centhini.
Menurut dia, pihaknya tidak mengetahui tanggal berapa rencana
pernikahan putra sulung orang nomor satu di Indonesia itu, karena masih
diharasiakan oleh keluarga yang akan menyelenggarakanya.
Ia menjelaskan, dari perhitungan penanggalan jawa jika rencana
pernikahan Gibran-Selvi, pada Juni 2015, maka ada dua hari yang baik,
yakni Sabtu Legi yang jatuh pada 6 Juni dan Minggu Wage atau 14 Juni.
Menurut Totok Yasmiran, waktu terbaik untuk menikah pada Sabtu
(6/6) mulai pukul 08.25 WIB hingga 10.48 WIB, sedangkan Minggu (14/6),
pukul 13.00 WIB hingga 15.36 WIB.
Menurut dia, pada Sabtu (6/6) Legi memiliki sifat "Lakuning
Rembulan" atau perjalanan bulan, sedangkan Minggu (14/6) Wage memiliki
sifat "Lakuning Angin" atau perjalanan angin.
"Kedua hari itu, baik untuk melangsungkan pernikahan. Namun, hari kedua lebih baik dibanding yang pertama," katanya.
Namun, kata dia, ada hari yang harus dihindari untuk kegiatan
pernikahan yakni Senin (15/6) Kliwon dan Kamis (18/6) Pon 2015.
Menurut dia, Senin (15/6) Kliwon harus dihindari karena berarti
"Sampar Wangke" atau menyandung bangkai, sedangkan Kamis (18/6) Pon,
artinya "Tali Wangke" atau pengikat bangkai.
"Dua hari itu, biasanya dihindari masyarakat untuk menggelar acara seperti pernikahan atau pindah rumah," kata Totok.
Namun, hari Sampar Wangke dan Tali Wangke biasanya dipercaya bagus
oleh amsyarakat jawa untuk melakukan hal yang lain, seperti membangun
pagar rumah atau mengecat rumah.
Beberapa hari silam, Ibu Negara Iriana Jokowi sebelumnya
memperkenalkan calon menantunya, Selvi Ananda, Putri Solo 2009 yang akan
dinikahkan dengan putra sulungnya Gibran Rakabuming, pada awal Juni
2015.
Namun, Iriana Jokowi belum mengatakan kepastiannya tanggal berapa pernikahan Gibran-Selvi dilangsungkan.